Jangan Cederai Demokrasi Dengan Isu SARA


Ayananews.com, Oelamasi – Bakal Calon Bupati Kupang, Selvester Banfatin, mengakui bahwa demokrasi saat ini sudah mulai tercoreng dengan penggunaan isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan). Hal ini dikarenakan adanya kelompok-kelompok tertentu yang selalu menyerang figur lain menggunakan politik kotor.

“Sepakat dengan politik identitas atau mereka mempertahankan budayanya,  tapi jangan karena cara kemauan pribadi lalu menyampingkan keberagamaan dan rasa persaudaraan yang sudah dibangun selama ini,” tegas Veki.

Bagi Veki,  politik dan proses pilkada di Kabupaten Kupang hanya sebentar saja. Namun persaudaraan ini akan kita bawa sampai mati.  “Jangan karena beda warna dalam pilkada lalu kita menebar fitnah serta menjelek-jelekan pasangan lain. Saya ingatkan, Terkini maju atas dorongan rakyat dengan misi kerja Total Untuk Rakyat dan Terkini akan menjadi pemimpin yang siap memperjuangkan semua hak-hak rakyat tanpa memilah satu dengan yang lainnya, “ujarnya.

Bagi Veki,  pemimpin bukan sekedar slogan namun aksi nyata yang harus ditunjukan. Terkini juga bukan sekedar balon pemimpin tapi maju dengan sejuta harapan agar Kabupaten Kupang bisa bersaing di kanca Nasional.

“Saya dan pak Joni akan berjuang bersama-sama rakyat.  Dan rakyat adalah nafas kami dalam memimpin daerah ini jika diijinkan untuk menjadi nakhoda Kabupaten Kupang periode 2018 – 2023,”jelasnya.

Sumber : Infontt.com

(Chris Bani)

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Cederai Demokrasi Dengan Isu SARA

log in

reset password

Back to
log in
Choose A Format
Gif
GIF format